MY PIN BB 2A4E1B1C

Sejarah yang Terabaikan

Share it Please
Aceh merupakan salah satu wilayah di indonesia bahkan di dunia yang mempunyai situs-situs sejarah yang sangat luarbiasa dan juga para pahlawan pahlawan yang berjulukan keramat seperti TGK Abdul Jalil atau sering disebut Tgk Di Cot Plieng merupakan seorang ulama dan penjuang asal Aceh Utara. Dia lahir kawasan Buloh Blang Ara dan mendirikan dayah di Cot Plieng Syamtalira Bayu. Beliau syahid di kawasan Lhokseumawe, tepatnya di pekarangan meunasah (surau) Desa Blang Buloh, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.
Tgk di Cot Plieng seorang ulama yang tidak mau tunduk terhadap penjajahan Jepang di tahun 1940-an. Bahkan, dayahnya di Cot Plieng menjadi salah satu pusat perlawan terhadap penjajahan Jepang.Beliau merupakan juga orang yang pertama kontak senjata dengan jepang 
Pada tanggal 6 November 1942, pasukan Tgk Abdul Jalil terlibat perang terbuka dengan pihak Jepang, di kawasan Bayu. Dalam pertempuran yang tidak seimbang itu, pasukan Tgk Abdul Jalil terpaksa mundur. Namun, tiga hari kemudian, tepatnya usai Shalat Jumat, tanggal 9 November 1942, pasukan Tgk Abdul Jalil kembali terlibat pertempuran hebat dengan pasukan Jepang di Blang Buloh. 

Dalam pertempuran itu, Tgk Abdul Jalil syahid terkena granat, diikuti 12 pengikutnya. Ke-12 pengawal Tgk Abdul Jalil dikebumikan di perkarangan meunasah tersebut. Sedangkan jenazah Tgk Abdul Jalil dibawa oleh pasukan Jepang untuk kemudian diserahkan ke keluarganya di Bayu, dan dikebumikan di sana.

Agar sejarah ini tidak hilang, pada tahun 1950-an, masyarakat Blang Buloh mengumpulkan dana secara swadaya untuk membuat sebuah tugu yang berbentuk bambu runcing tepatnya di gampong cot pling di samping jalan medan-banda aceh kecamatan syamtalira
Namun situs yang bersejarah ini tidak pernah lagi mengalami pemugaran.Tapi sekarang sangat sedih kita melihat keadaan tugu yang sangat memperihatinkan begitu juga kompleks kuburan pengikutnya dipenuhi semak belukar. Padahal tugu dan kuburan ini, merupakan aset penting bagi sejarah yang akan sangat berguna bagi generasi sekarang dan yang akan datang.
Tapi masyarakat kita sekarang nokomen terhadap sejarah,sudah banyak masyarakat aceh yang lupa terhadap sejarah ,karena dia belum tau betapa pentingnya sejarah ,dan nilai–nilai penting yang terkandung dalam sejarah. Seperti sejarah tgk abdul jalil atau sering disebut dengan tgk di cotpling seperti yang sudah penulis sebutkan poinnya di atas ,orang dulu nenek kita mengumpulkan dana secara swadaya untuk membuat sebuah tugu supuya sejarah tidak hilang dan menjadi bukti bahwa tgk abdul jalil merupakan seorang pahlawan yang gagah perkasa,berani ,pantang menyerah ,dan yang selalu berpegang teguh kepada AL-Qur`an dan Hadist .Tapi kita mengabaikan begitu saja tanpa kita merawatnya

         Pada Tanggal 13 Maret yang lalu ada sekolompok mahasiswa yang bergabung dalam himpunan mahasiswa bayu (HIMABA) termasuk saya sendiri karena saya juga berasal dari bayu ,kami melakukan bakti sosial di tugu Cot Pling, karena melihat keadan tugu cotpling yang sangat memperihatinkan,setiap anggota kami meminta sumbangan alakadar untuk membeli alat-alat keperluan seperti cat, kuas dan lain tidak perlu saya sebutkan , gotong royong bersama dan kami ngecat kembali tugu tersebut

Seharusnya masyarakat ikut berpartisipasi dalam menjaga dan merawat situs situs yang bersejarah ini.Bukan hanya tugas pemerintah tapi harus ada kesadaran dari masyarakat sendiri ,tapi yang kita lihat masyarakat sekarang baik itu pemerintah maupun pihak masyarakat sangat lah minim kepedulian terhadap sejarah ,bagai mana bisa maju negara kita kalau kita tidak pernah menghargai sejarah .Jangan harap bisa maju negara kita kalau tidak menghargai sejarah,karena sejarah merupakan aset penting bagi negara dan juga menjadi pelajaran bagi generasi akan datang

Marilah darisekarang kita kita bangun dan kita bangkit sejarah sejarah Aceh yang dulu ,dan kita harus kenang dan kita renungkan bagai pahlawan kita memperjuang agama, bangsa dan negara semangat para pahlawan kita. Mereka rela bertumpah darah demi bangsa yang dia cintai tapi kita melupakan begitu saja perjuangannya.dan pemerintah seharus lebih merperhatikan situs situs yang bersejarah untuk membangun dan merehapnya sebagus mungkin untuk menarik perhatian supaya lebih dikenang orang tertarik untuk mengunjunginya.

0 komentar:

Post a Comment

1. Jangan lupa memberi salam di setiap awal komentar
2. Gunakan bahasa Indonesia full
3. Mohon komentar yang baik dan sopan
4. Jangan gunakan Link aktif
5. Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya